Seluk Beluk Keunikan Sumba yang Eksotik

Bukit Warinding Sumba

Belakangan ini, Sumba tengah menarik perhatian dunia. Daerah ini mendapat julukan The Best Beautiful Island in The World dari majalah Focus, Jerman. Apa sih keunikan di Sumba yang membuatnya mendapat julukan itu?

Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur Ardu Marius Jelamu, menyebut sejumlah alasan majalah Focus memilih Pulau Sumba karena kekayaan alam dan budayanya yang melimpah.

Pulau Sumba yang terletak di selatan NTT itu memiliki hamparan padang savana yang luas dan keindahan alam laut dan pantai yang eksotis. Budaya Sumba juga menjadi sesuatu yang unik dan memiliki potensi kekayaan wisata megalitik, serta berbagai desa adat beserta rumah adat yang memiliki makna tertentu, kain tenun ikat khas Sumba, dan budaya berkuda pasola yang terkenal.

Festival tahunan juga diselenggarakan di Sumba untuk melestarikan kebudayaan tenun ikat dan parade kuda sandelwood.

Kawasan Taman Nasional Matalawa di Sumba juga telah ditetapkan Lembaga international Bird Life sebagai important bird area karena ada 10 jenis burung endemik yang hidup di sana.

Memang ada banyak hal menarik yang hanya bisa kamu temukan di Sumba.

Berikut beberapa fakta unik lainnya di Pulau Sumba yang enggak bakal kamu temukan di daerah lain.

Sumba Bukan Sumbawa

Apa kamu juga menduga Sumba sama dengan Sumbawa?

Memang ada banyak orang yang salah menduga. Terutama karena nama kedua daerah tersebut hampir sama.

Nyatanya, kedua daerah ini berbeda.

Pulau Sumbawa terletak di sebelah timur Pulau Lombok dan termasuk dalam Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Di dalamnya terdapat beberapa kabupaten termasuk Kabupaten Sumbawa.

Sedangkan Pulau Sumba terletak di sisi tenggara dan termasuk ke dalam Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sumba berbatasan langsung dengan Timor Timur di sebelah timur dan Australia di sebelah selatan.

Keunikan di Sumba

1. Kuda Pony Khas Sumba

Salah satu keunikan di Sumba yang pasti tidak kamu temui di daerah lain adalah spesies kuda Sandelwood atau Kuda Sandel. Penggunaan nama ini selaras dengan komoditas unggulan Pulau Sumba di masa lalu, yakni kayu cendana.

Jenis kuda ini sangat khas dengan bentuknya yang pendek tapi memiliki struktur badan dan kaki yang kokoh. Gerakannya sangat lincah sehingga cocok menjadi alat transportasi dan mengangkut barang hasil pertanian.

Seorang budayawan Sumba, Pater Robert Ramone, menjelaskan sebuah fakta unik Pulau Sumba mengenai peran kuda bagi masyarakat. Bukan hanya sebagai peliharaan, kuda sangat penting dalam berbagai tahap kehidupan, mulai dari kelahiran, pernikahan, hingga kematian.

Pada upacara kelahiran seorang bayi, kuda mendapat peran tersendiri. Pada saat pernikahan, sejumlah kuda digunakan sebagai mahar.

Sedangkan pada upacara kematian, kuda dianggap sebagai tunggangan yang mengantarkan roh ke tempat peristirahatan abadi.

Kuda menjadi simbol harga diri dan martabat orang Sumba. Banyaknya kuda peliharaan menjadi ukuran status sosial. Bahkan, orang di desa yang tidak memiliki kuda akan menjadi bahan pembicaraan masyarakat.

Sayangnya, meskipun masih sangat banyak orang yang memelihara kuda, namun populasi kuda Sandelwood semakin berkurang.

Hal ini terjadi karena seringnya penjualan kuda Sandel ke luar pulau dan adanya penyakit menular yang menyebabkan kematian massal.

Karena itulah, pemerintah daerah Sumba secara rutin mengadakan Parade 1001 Kuda Sandelwood. Tujuannya untuk memacu warga memelihara dan mengembangbiakkan lebih banyak Kuda Sandel.

2. Tenun Ikat Sumba

Kain tenun juga merupakan suatu keunikan di Sumba. Bukan sekadar pakaian, kain tenun memiliki ciri khas yang tidak bisa kamu temui di tempat lain.

Pasalnya, pembuatan kain tenun Sumba benar-benar menggunakan proses dan bahan alami. Prosesnya memakan waktu 6 bulan hingga 3 tahun tergantung pada kerumitan motif.

Bahan pewarnanya menggunakan bahan alam seperti akar mengkudu, daun jarum, lumpur, dan kayu. Proses pewarnaannya saja bisa memakan waktu satu bulan lamanya. Tak heran bila kain ini memiliki nilai yang sangat tinggi.

Masyarakat biasanya menggunakan kain tenun sebagai pakaian adat saat upacara pernikahan dan kelahiran. Namun, penggunaannya juga bisa untuk pakaian sehari-hari.

Motif yang tergambar dalam kain Sumba sarat akan makna. Contohnya motif kuda melambangkan kepahlawanan, keagungan, dan kebangsawanan.

Motif burung kakaktua melambangkan persatuan. Motif buaya dan naga bermakna kekuatan dan kekuasaan raja.

Tenun ikat Sumba sangat berharga dan harus terjaga kelestariannya. Karena itulah, anak-anak usia 8-10 tahun sudah mulai belajar untuk menenun.

Tingginya nilai tenun ikat Sumba mengundang berbagai desainer ternama Indonesia untuk membawanya ke ajang fashion Internasional. Saat ini, selain sebagai budaya, tenun ikat Sumba juga menjadi komoditas ekonomi masyarakat setempat.

Wisata Unik di Sumba

1. Kampung-kampung Adat di Sumba

Banyaknya daerah di Sumba yang masih belum terjangkau modernisasi membuat ada banyak budaya yang masih sama seperti aslinya. Termasuk kampung-kampung adat yang menonjolkan ciri khas asli budaya Sumba.

Ada beberapa kampung adat yang bisa kamu kunjungi untuk menyaksikan budaya asli orang Sumba. Setiap kampung memiliki keunikan tersendiri.

a. Kampung Adat Manola

Rumah adat di kampung ini berukuran besar dan terbuat dari bahan-bahan alam seperti alang-alang. Ada juga kubur batu tua yang sudah berumur ratusan tahun.

Selain bangunan, desa adat ini juga terkenal dengan Upacara Adat Teda. Penyelenggaraannya bertujuan untuk meminta berkat dari Dewa Marapu agar panen berhasil dan tidak terjadi malapetaka.

b. Kampung Adat Ratenggaro

Rate berarti kuburan, dan garo adalah nama penduduk asal wilayah ini. Nama kampung adat ini merujuk pada sejarah saat terjadinya perang antar suku. Pihak yang kalah akan dibunuh dan dikubur di tempat ini.

Selain kuburan, ciri khas desa ini adalah rumah-rumah dengan atap yang sangat tinggi dengan ukuran tinggi atap yang disesuaikan dengan status sosial pemiliknya.

c. Kampung Adat Praijing

Pemandangan di kampung Adat Praijing berupa wilayah persawahan yang sangat luas. Rumah adatnya terdiri dari dua jenis, yaitu rumah adat besar (Uma Bokulu) dan rumah menara (Uma Mbatangu).

Rumah adat ini memiliki tiga bagian. Bagian bawah sebagai tempat hewan peliharaan, bagian tengah untuk tempat tinggal, dan bagian atas sebagai tempat penyimpanan bahan makanan dan benda pusaka.

Baca juga: Eksotisme Kampung Adat Prai Ijing, Tawarkan Nilai Budaya yang Lestari Hingga Kini

2. Fakta Unik Pulau Sumba: Pemandangan Menarik Menjadi Lokasi Berbagai Film

Pemandangan alam di Sumba yang masih sangat alami mengundang pekerja kreatif perfilman untuk menjadikannya lokasi syuting.

Contohnya adalah film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak yang menunjukkan keindahan padang savana dan Bukit Tanarara.

Film besutan Ernest Prakasa, Susah Sinyal, juga mengambil setting Pulau Sumba. Objek wisata yang ditunjukkan di antaranya Air Terjun Tanggedu, Pantai Puru Kambera, Pantai Walakiri, dan Bukit Warinding.

Hutan Cemara Laipori di Sumba merupakan lokasi syuting film Pendekar Tongkat Emas. Pemandangannya berupa pepohonan dan telaga di tengah hutan sangat disukai wisatawan karena membawa ketenangan.

Fakta Unik Pulau Sumba Terbaru: Masuk dalam Situs Budaya yang Nyaris Punah

The World Monument Fund adalah sebuah lembaga nirlaba yang memperhatikan situs-situs warisan dunia. Setiap dua tahun, lembaga tersebut mengeluarkan daftar situs warisan budaya di seluruh dunia yang terancam punah.

Tahun 2022 ini, Pulau Sumba berada dalam daftar tersebut. Budaya di Pulau Sumba dikhawatirkan punah karena besarnya arus perpindahan penduduk asli Sumba ke wilayah perkotaan.

Akibatnya, pelaku adat seperti upacara, tarian, dan alat musik berkurang. Pemeliharaan barang peninggalan seperti rumah adat pun juga berkurang sehingga terancam rusak dan menghilang.

 

Demikianlah berbagai seluk beluk keunikan di Sumba. Sebuah budaya yang sangat berharga di Indonesia.

Sekarang kamu dapat lebih mengenalnya.

Siapa tahu kamu bisa berkunjung dan menikmati segala keunikan Pulau Sumba secara langsung.

Namun, sebelum berwisata ke Sumba, sebaiknya baca dulu panduan wisata ke Sumba disini.

 

Jika rencana sudah matang, supaya tidak bingung dan repot dalam mengurus itinerary atau destinasi apa saja yang akan dikunjungi di Sumba, sebaiknya kamu ikut dalam paket Trip ke Sumba by IndonesiaJuara.

IndonesiaJuara telah berpengalaman lebih dari 5 tahun menjadi tour operator yang menjalankan langsung aktivitas tour dengan Guide Lokal terpercaya dan harga paket liburan terbaik tanpa hidden fee.

Cek paket Tour Sumba IndonesiaJuara disini: Paket Tour Sumba

Nikmati Pengalaman Berpetualang dengan IndonesiaJuara Trip