Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2026: Jadwal, Acara & Lokasi
Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari | IndonesiaJuara Trip
Kalau kamu sedang mencari pengalaman wisata di Flores yang nggak cuma tentang alam, Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari bisa jadi salah satu agenda yang menarik untuk kamu datangi. Festival yang digelar di Ruteng, Manggarai, ini memadukan wisata religi, budaya Manggarai, seni tradisional, kuliner, hingga kegiatan yang melibatkan masyarakat lokal.
Lalu, apa yang membuat Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari menarik untuk wisatawan? Selain menjadi bagian dari perayaan keagamaan, festival ini juga menjadi ruang untuk mengenal budaya Manggarai secara lebih dekat melalui berbagai pertunjukan, tradisi, dan kegiatan masyarakat. Artikel ini membahas jadwal, lokasi, rangkaian acara, hingga tips yang perlu kamu tahu sebelum datang ke Festival Golo Curu.
Table of Contents
Poin Utama
- Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2026 merupakan festival religi dan budaya yang berlangsung di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Flores.
- Rangkaian acara dimulai dengan Prosesi Maria Ratu Rosari pada 16–30 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian utama festival pada awal Oktober.
- Festival ini memadukan kegiatan religi dengan budaya Manggarai, seni tradisional, karnaval, kuliner, UMKM, dan kegiatan lingkungan.
- Beberapa atraksi yang hadir antara lain 1.000 kain songke, 1.000 cangkir kopi, tari kolosal Maria Ratu Rosari, karnaval budaya, dan pertunjukan Caci.
- Festival Golo Curu 2026 juga masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, sehingga menjadi salah satu agenda wisata religi dan budaya yang semakin dikenal secara nasional.
Apa Itu Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari?

Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari adalah festival religi dan budaya yang diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pusat perayaannya berada di Bukit Ziarah Golo Curu, salah satu lokasi ziarah yang berada di kawasan Ruteng. Festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Keuskupan Ruteng dan Pemerintah Kabupaten Manggarai. Meski memiliki unsur keagamaan yang kuat, rangkaian acaranya juga mengangkat budaya, seni, pariwisata, ekonomi kreatif, dan kehidupan masyarakat Manggarai.
Pada 2026, Festival Golo Curu mengangkat tema “Berziarah Bersama Bunda Maria dalam Pengharapan: Merajut Iman, Membangun Persaudaraan, Menyalakan Misi, dan Merawat Kehidupan.” Tema tersebut membawa beberapa pesan utama, mulai dari memperkuat iman dan persaudaraan hingga mendorong kepedulian terhadap lingkungan serta kehidupan masyarakat.
Festival ini juga tidak hanya diperuntukkan bagi umat Katolik. Pemerintah Kabupaten Manggarai menempatkannya sebagai ruang bersama yang dapat diikuti oleh masyarakat dan wisatawan dari berbagai latar belakang untuk mengenal budaya dan kehidupan masyarakat Manggarai.
Kenapa Festival Golo Curu Menarik untuk Kamu Kunjungi?
Kalau biasanya perjalanan ke Flores identik dengan pantai, pulau, snorkeling, dan sailing trip, Festival Golo Curu menawarkan pengalaman yang berbeda. Ada beberapa alasan kenapa festival ini layak kamu pertimbangkan saat menyusun itinerary ke Flores:
- Bisa Mengenal Budaya Manggarai Lebih Dekat
Festival Golo Curu menghadirkan berbagai unsur budaya Manggarai dalam satu rangkaian acara. Kamu bisa melihat kain songke, pertunjukan Caci, tari kolosal, hingga karnaval budaya secara langsung. - Menikmati Festival dengan Nuansa Religi
Festival ini berakar dari tradisi Katolik dan perayaan Maria Ratu Rosari, sehingga kamu bisa melihat bagaimana kegiatan ziarah dan budaya lokal berjalan berdampingan dalam satu perayaan. - Mencicipi Kopi dan Kuliner Lokal
Ada atraksi 1.000 cangkir kopi serta pameran kuliner yang bisa kamu nikmati selama festival. Buat kamu yang suka mencoba makanan dan minuman khas daerah saat traveling, bagian ini tentu sayang untuk dilewatkan. - Melihat Caci Secara Langsung
Selama ini mungkin kamu lebih sering melihat Caci lewat foto atau video. Festival Golo Curu menjadi salah satu kesempatan untuk menyaksikan langsung kesenian tradisional khas Manggarai tersebut dalam suasana festival. - Bisa Sekalian Berburu Produk Lokal
Selain pertunjukan, ada pameran UMKM dan produk ekonomi kreatif yang bisa kamu kunjungi. Kamu bisa menemukan produk lokal untuk dibawa pulang sekaligus ikut mendukung pelaku usaha di Manggarai. - Jadi Alasan untuk Menjelajahi Ruteng
Kalau perjalanan Flores kamu selama ini hanya berpusat di Labuan Bajo, festival ini bisa menjadi alasan untuk melanjutkan perjalanan ke Ruteng. Selain mengikuti festival, kamu juga bisa mengeksplorasi destinasi lain di sekitar Manggarai. - Masuk dalam Kharisma Event Nusantara 2026
Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari juga masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, sehingga menjadi salah satu event nasional yang bisa kamu pertimbangkan saat menyusun rencana perjalanan ke Flores.
Kapan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2026 Digelar?
Kalau kamu ingin datang, ada dua tanggal penting yang perlu kamu catat.
- Prosesi Patung Maria Ratu Rosari: 16–30 September 2026
- Puncak Festival Golo Curu: awal Oktober 2026
Prosesi Maria Ratu Rosari menjadi bagian dari rangkaian awal sebelum festival utama. Patung Maria Ratu Rosari akan dibawa mengunjungi sejumlah paroki di wilayah selatan Kevikepan Ruteng pada periode tersebut.
Sementara itu, rangkaian utama Festival Golo Curu berlangsung pada awal Oktober di Ruteng. Kalau kamu ingin datang khusus untuk mengikuti acara tertentu, sebaiknya cek kembali jadwal terbaru menjelang keberangkatan karena susunan kegiatan dapat mengalami penyesuaian.
Di Mana Lokasi Festival Golo Curu?
Festival Golo Curu berpusat di Bukit Ziarah Golo Curu, Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Ruteng merupakan ibu kota Kabupaten Manggarai yang berada di kawasan pegunungan Flores. Berbeda dengan Labuan Bajo yang lebih dikenal dengan wisata laut dan sailing trip, Ruteng menawarkan suasana yang lebih sejuk dengan lanskap perbukitan dan kehidupan masyarakat Manggarai yang lebih terasa. Karena itu, kalau kamu sedang merencanakan perjalanan ke Flores, Festival Golo Curu bisa menjadi salah satu alasan untuk memasukkan Ruteng ke dalam itinerary.
Baca juga: Ini Festival dan Acara Budaya di Labuan Bajo, Dijamin Seru!
Apa Saja Rangkaian Acara di Festival Golo Curu 2026?

Salah satu hal yang membuat Festival Golo Curu menarik adalah rangkaian acaranya yang cukup beragam. Selain kegiatan religi, kamu juga bisa melihat berbagai pertunjukan seni, tradisi Manggarai, kuliner, dan aktivitas masyarakat lokal.
1. Prosesi Maria Ratu Rosari
Rangkaian Festival Golo Curu diawali dengan prosesi Patung Maria Ratu Rosari yang berlangsung pada 16–30 September 2026. Patung Maria Ratu Rosari akan melakukan perjalanan ke sejumlah paroki sebelum akhirnya rangkaian festival berlanjut di Golo Curu. Bagi umat Katolik, prosesi ini menjadi bagian penting dari perjalanan spiritual menuju perayaan Maria Ratu Rosari.
2. Tari Kolosal Maria Ratu Rosari
Tari kolosal menjadi salah satu pertunjukan dalam rangkaian Festival Golo Curu 2026. Pertunjukan ini menjadi salah satu bentuk perpaduan antara unsur religi dan seni budaya dalam festival. Bagi wisatawan, pertunjukan seperti ini juga bisa menjadi cara untuk melihat bagaimana masyarakat lokal mengekspresikan nilai keagamaan melalui seni.
3. 1.000 Kain Songke
Salah satu atraksi budaya yang menarik perhatian adalah 1.000 kain songke. Songke merupakan kain tenun khas Manggarai yang menjadi salah satu identitas budaya masyarakat setempat. Setiap motifnya memiliki nilai dan makna tersendiri dalam budaya Manggarai. Melalui festival, kain songke tidak hanya ditampilkan sebagai produk kerajinan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan warisan budaya Manggarai kepada pengunjung.
4. 1.000 Cangkir Kopi
Selain kain songke, kopi juga mendapat tempat dalam Festival Golo Curu melalui tradisi 1.000 cangkir kopi. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus memperkenalkan kopi sebagai salah satu produk lokal Flores. Kalau kamu suka wisata kuliner dan ingin mencicipi produk lokal, bagian ini tentunya cukup menarik untuk diikuti.
5. Pertunjukan Caci
Festival Golo Curu juga menghadirkan Caci, salah satu kesenian tradisional yang sangat identik dengan masyarakat Manggarai. Caci merupakan pertunjukan tradisional yang melibatkan dua orang pemain dengan perlengkapan khas dan memiliki aturan serta nilai budaya yang kuat. Melihat Caci secara langsung bisa menjadi pengalaman menarik buat kamu yang ingin mengenal budaya Manggarai, terutama karena kesenian ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar pertunjukan hiburan.
6. Karnaval Budaya
Karnaval budaya juga menjadi bagian dari rangkaian Festival Golo Curu. Dalam kegiatan ini, kamu bisa melihat berbagai unsur budaya dan kreativitas masyarakat yang ditampilkan dalam suasana festival. Karnaval juga membuat suasana acara terasa lebih meriah dan terbuka bagi masyarakat maupun wisatawan.
7. Pameran UMKM dan Kuliner Lokal
Festival Golo Curu juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk mereka. Kamu bisa menemukan berbagai produk lokal dan kuliner selama festival berlangsung. Jadi, selain menikmati pertunjukan, kamu juga bisa mendukung pelaku usaha lokal dengan membeli produk yang mereka tawarkan.
8. Kegiatan Lingkungan
Festival Golo Curu 2026 juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan ekologis menjadi bagian dari rangkaian festival untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan bersama. Hal ini sejalan dengan tema festival yang membawa semangat “merawat kehidupan”.
Cara ke Ruteng untuk Mengikuti Festival Golo Curu
Kalau kamu datang dari luar Flores, salah satu rute yang bisa dipilih adalah terbang menuju Labuan Bajo, kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Ruteng. Jarak Labuan Bajo ke Ruteng sekitar 127 km dengan waktu tempuh kurang lebih 4 jam dalam kondisi normal, tetapi waktu perjalanan bisa berubah tergantung kondisi jalan, cuaca, dan lalu lintas.
Kalau ingin perjalanan yang lebih fleksibel, kamu bisa memilih sewa mobil Labuan Bajo sehingga lebih leluasa mengatur waktu keberangkatan dan berhenti di beberapa tempat selama perjalanan menuju Ruteng. Bersama IndonesiaJuara Trip, kamu bisa menyiapkan transportasi dari Labuan Bajo untuk melanjutkan perjalanan ke Ruteng sekaligus mengeksplorasi destinasi Flores lainnya sesuai itinerary kamu.
Tips Berkunjung ke Festival Golo Curu
Kalau kamu tertarik datang ke Festival Golo Curu 2026, beberapa hal berikut bisa kamu persiapkan.
- Cek Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat
Festival terdiri dari beberapa rangkaian acara sehingga jadwal masing-masing kegiatan bisa berbeda. Pastikan kamu mengecek informasi terbaru dari panitia atau pemerintah daerah sebelum menentukan tanggal keberangkatan. - Siapkan Pakaian yang Nyaman
Ruteng berada di kawasan pegunungan Flores sehingga udaranya cenderung lebih sejuk dibandingkan Labuan Bajo. Gunakan pakaian yang nyaman untuk aktivitas outdoor dan bawa jaket ringan, terutama jika kamu berencana beraktivitas pada pagi atau malam hari. - Hormati Kegiatan Keagamaan
Kalau kamu datang sebagai wisatawan, ingat bahwa beberapa rangkaian festival merupakan kegiatan keagamaan. Jaga sikap, pakaian, dan volume suara ketika berada di sekitar lokasi ibadah maupun prosesi keagamaan. - Jangan Hanya Datang untuk Foto
Festival ini bisa menjadi kesempatan untuk mengenal budaya Manggarai secara lebih dekat. Selain mengambil foto, kamu bisa mencoba kuliner lokal, membeli produk UMKM, mengenal kain songke, dan menyaksikan pertunjukan tradisional seperti Caci. - Gabungkan dengan Destinasi Flores Lainnya
Kalau kamu sudah jauh-jauh datang ke Flores, perjalanan bisa dibuat lebih panjang dengan menggabungkan Ruteng bersama destinasi lainnya.Misalnya, kamu bisa memulai perjalanan dari Labuan Bajo, kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju Ruteng untuk mengikuti festival. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap, mulai dari wisata alam, budaya, hingga kehidupan masyarakat Flores.
Baca juga: Sewa Hiace Labuan Bajo: Solusi Nyaman untuk Overland Flores
Rencanakan Liburan di Flores Bersama IndonesiaJuara Trip
Festival Golo Curu bisa menjadi salah satu agenda dalam perjalanan kamu untuk mengenal Flores dari sisi yang berbeda, mulai dari budaya Manggarai, tradisi lokal, sampai wisata religi di Ruteng. Setelah mengikuti festival, kamu nggak harus langsung kembali ke Labuan Bajo karena bisa melanjutkan perjalanan dengan overland trip Flores bersama IndonesiaJuara Trip untuk mengunjungi Wae Rebo dan destinasi lainnya di Flores.
Kalau kamu memulai perjalanan dari Labuan Bajo, menyewa mobil di Labuan Bajo bisa menjadi pilihan untuk menuju Ruteng dengan lebih fleksibel. Setelah itu, kamu juga bisa melengkapi liburan dengan sailing trip Labuan Bajo ke kawasan Taman Nasional Komodo, mulai dari mengunjungi Pulau Padar dan Pulau Komodo hingga snorkeling di spot pilihan. Hubungi tim kami untuk konsultasikan itinerary dan rencanakan perjalanan Flores kamu sesuai destinasi yang ingin dikunjungi.
